Program Transmigrasi

A. Program Transmigrasi 
       Program Transmigrasi memang unik dan sangat khas di Indonesia. Dalam program ini, pemerintah secara aktif terlibat langsung dalam memindahkan penduduk dalam jumlah besar, menyeberangi lautan dan berlangsung terus menerus dalam waktu cukup lama. Salah satu peranan program transmigrasi yang menonjol ialah pemanfaatan sumberdaya alam yang tersedia dan penyaluran potensi sumberdaya manusia dalam rangka peningkatan kesejahteraan dan pembangunan wilayah. Program transmigrasi juga merupakan kegiatan investasi, baik dalam bentuk human insvesment maupun capital insvesment. Sebagai proyek invesment, program transmigrasi memberikan dampak
positif dalam bentuk peningkatan kualitas dan kesejahteraan transmigran dan masyarakat sekitarnya. Sebagai capital invesment transmigrasi memberikan dampak positif terhadap peningkatan pembangunan wilayah. Secara umum program transmigrasi berdampak sangat luas terhadap pembangunan wilayah, dilihat dari sudut tata ruang wilayah melalui permukiman wilayah-wilayah
terisolasi, serta pemanfaatan ruang wilayah maupun dalam bentuk pembangunan ekonomi wilayah. Sebagai gambaran umum pemindahan/penempatan penduduk dari Jawa ke luar Jawa yang lebih menyeluruh terhadap hasil pelaksanaan pembangunan transmigrasi, dibidang human insvesment
(penempatan transmigran) pada daerah transmigrasi.
     Pembangunan transmigrasi sebagai bagian integral dari pembangunan daerah, melaksanakan pembangunan unit permukiman transmigrasi baru yang mendorong pertumbuhan desa yang kurang berkembang dan membangun hinterland mendukung pusat pusat pertumbuhan yang sudah ada. Perpindahan pendududk melalui program transmigrasi pada dasarnya adalah pengaturan mobilitas penduduk dalam rangka persebaran penduduk dan pengelolaan potensi sumber daya. Dengan alasan pemerataan penyebaran penduduk dan peningkatan pembangunan daerah serta peningkatan kualitas hidup penduduk maka migrasi ini disusun dalam suatu kegiatan yang terprogram dan terencana
yang dinamakan transmigrasi. Ramadhan KH. Hamid Jabbar dan Rofiq Ahmad menguraikan tentang transmigrasi sejak dari zaman kolonisasi sampai dengan transmigrasi yang berorientasi ekonomi. Sehingga transmigrasi merupakan suatu program yang sungguh tidak ada bandingannya dan terbesar dari jenisnya dewasa ini di dunia. Tujuan resmi program ini adalah untuk mengurangi kemiskinan dan kepadatan penduduk di pulau Jawa, memberikan kesempatan bagi orang yang mau bekerja, dan
memenuhi kebutuhan tenaga kerja untuk mengolah sumber daya di pulau-pulau lain seperti Papua, Kalimantan, Sumatra, dan Sulawesi. Kritik mengatakan bahwa pemerintah Indonesia berupaya memanfaatkan para transmigran untuk menggantikan populasi lokal, dan untuk melemahkan gerakan separatis lokal. Program ini beberapa kali menyebabkan persengketaan dan percekcokan, termasuk juga bentrokan antara pendatang dan penduduk asli setempat..




B. Definisi Operasional
Definisi operasional adalah definisi yang didasarkan atas sifat-sifat hal yang
didefinisikan yang dapat diamati. Secara tidak langsung definisi operasional itu
akan menunujuk alat pengambil data yang cocok digunakan atau mengacu pada
bagaimana mengukur suatu variabel8. Dalam penelitian ini, variabel operasional
yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur desa adalah pembangunan
sarana dan prasarana yang dilaksanakan secara menyeluruh pada wilayah
pedesaan yang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan
masyarakat. Adapun indikator-indikator operasional dalam penelitian ini meliputi:
1. Aspek Tahapan peningkatan perekonomian masyarakat transmigrasi
a) Perencanaan/ inisiasi
b) Formulasi kebijakan
c) Implementasi
d) Evaluasi
2. Aspek Kesiapan Masyarakat Dilihat Dari
a) Potensi
b) infrastruktur
3. Kendala dari Program Transmigrasi di Kampung Tamarsari
a) Resistensi dengan masyarakat lokal
b). Lokasi yang terlalu jauh dari pusat pemerintahan dan perkotaan
c). Pembangunan infrastruktur yang kurang memadai

0 Response to "Program Transmigrasi"

Post a Comment